Resep Gudeg Nangka Jogja – @nana_hanif7

Bahan  :

  • Gori atau Nangka muda 500 gram, potong-potong lalu rebus sebentar dan tambahkan sedikit garam, lalu tiriskan
  • Air kelapa 500 mili liter (bisa pakai air biasa)
  • Santan cair 500 mili liter
  • Santan kental 500 mili liter
  • Gula merah 150 gram, sisir halus
  • Sereh 3 batang, geprek
  • Daun salam 5 lembar
  • Lengkuas sejempol, geprek
  • Garam, kaldu bubuk, gula pasir secukupnya
  • Daun jati 3 lembar
  • Telur rebus secukupnya

Bumbu Halus Gudeg Nangka :

  • Bawang putih 6 siung
  • Bawang merah 10 siung
  • Kemiri 5 butir
  • Ketumbar 2 sendok makan, sangrai

Cara Memasak  :

  1. Pertama-tama alasi panci dengan 2 lembar daun jati, kemudian masukkan nangka yang sudah direbus, bumbu halus, sereh, salam, lengkuas, air kelapa dan juga santan cair. Tutup atasnya dengan 1 lembar daun jati, lalu tutup dengan tutup pancinya. Masak dengan menggunakan api kecil sampai air setengah menyusut.
  2. Selanjutnya buka tutup panci, angkat daun jati yang diatas, lalu masukkan gula merah dan santan kental.
  3. Jangan lupa bumbui dengan garam dan juga lada bubuk, aduk rata. Lalu tes rasa, boleh tambahkan gula pasir bila rasanya kurang manis.
  4. Tambahkan telur rebus, taruh kembali daun jati di atasnya, lalu tutup kembali pancinya. Masak dengan menggunakan api kecil, supaya tanak dan tidak mudah gosong dibagian bawahnya.
  5. Masak hingga kuah menyusut dan terlihat pekat. (saya masak dari awal hingga akhir sekitar 4-5 jam, sudah lumayan pekat warnanya).
  6. Boleh dimasak lebih lama lagi, jika ingin membuat sayur gudeg nangka muda yang terlihat lebih pekat lagi.

Tips Sukses :

  1. Untuk mendapatkan citarasa gudeg yang lebih gurih, saya sarankan gunakan air kelapa. Walaupun air kelapa bisa diganti dengan air bersih biasa, namun ada rasa khas yang berbeda ketika anda menggunakan air kelapa ke dalam masakan gudeg.
  2. Jika suka menikmati masakan gudeg nangka muda khas Jogja yang manis, bisa tambahkan gula pasir sesuai kebutuhan.
  3. Dalam resep gudeg nangka sunda umumnya dalam kuah gudeg diberi tetelan daging sapi maupun daging ayam beserta tulang-tulangnya seperti ceker, kepala ayam dll.